Permasalahan
pendidikan di indonesia
Saya membuat artikel ini, ingin kami semua mahasiswa dapat
mengetahui apa saja yang membuat pendidikan di negara ini masih buruk, dengan
adanya artikel ini kita bisa mengetahui masalah,penyebab,solusin yang kita pikirkan
agar menjadi panduan atau semangat kami untuk memajukan dan mengembangkan
pendidikan agar baik dan lebih baik dalam persaingan di dunia ini. Agar penerus
bangsa menjadi orang yang jenius dan berfikir lebih dari seorang siswa, itu
tujuan kami di masa datang sebagai calon pendidik kelak.
Inilah
artikelnya
Cara melaksanakan pendidikan di Indonesia sudah tentu tidak terlepas
dari tujuan pendidikan di Indonesia, sebab pendidikan Indonesia yang dimaksud
di sini ialah pendidikan yang dilakukan di bumi Indonesia untuk kepentingan
bangsa Indonesia.
Aspek ketuhanan sudah dikembangkan dengan banyak cara seperti
melalui pendidikan-pendidikan agama di sekolah maupun di perguruan tinggi,
melalui ceramah-ceramah agama di masyarakat, melalui kehidupan beragama di
asrama-asrama, lewat mimbar-mimbar agama dan ketuhanan di televisi, melalui
radio, surat kabar dan sebagainya. Bahan-bahan yang diserap melalui media itu
akan berintegrasi dalam rohani para siswa/mahasiswa.
Pengembangan pikiran sebagian besar dilakukan di sekolah-sekolah
atau perguruan-perguruan tinggi melalui bidang studi-bidang studi yang mereka
pelajari. Pikiran para siswa/mahasiswa diasah melalui pemecahan soal-soal,
pemecahan berbagai masalah, menganalisis sesuatu serta menyimpulkannya.
Beberapa waktu terakhir ini pendidikan di Indonesia mendapat angin
segar karena 20 % APBN dialokasikan untuk bidang pendidikan. Hal ini membawa
dampak positif bagi pendidikan di Indonesia.
Pendidikan di Indonesia memiliki sistem yang cukup baik akan tetapi
pelaksanaan di lapangan masih jauh dari ketentuan yang berlaku. Dengan
rendahnya mutu pendidikan di Indonesia karena ketertinggalan didalam mutu
pendidikan, Baik pendidikan formal maupun informal dan juga masalah
efektifitas, efisiensi dan standardisasi pengajaran. Adapun permasalahan khusus
dalam dunia pendidikan yaitu: Rendahnya sarana fisik, Rendahnya kualitas guru,
Rendahnya kesejahteraan guru, Rendahnya prestasi siswa, Rendahnya kesempatan
pemerataan pendidikan, Rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan,
Mahalnya biaya pendidikan.
Misalnya saja dalam penyelenggaraan ujian nasional juga belum
berjalan sesuai harapan. Ujian nasional yang telah disusun sedemikian dari
sekian banyak ahli sering menemui kendala di lapangan. Banyak sekali
ditemukan hal-hal yang tidak seharusnya terjadi dan dilakukan oleh para oknum
yang berkecimpun di dunia pendidikan.
Banyak sekali para pendidik dengan alasan kemanusiaan membantu para
anak didik mereka di ujian nasional. Padahal mereka tahu dan mengerti betul hal
tersebut tidak bisa dilakukan. Mereka menganggap anak didik mereka tidak
diperlakukan secara adil karena mereka mengenyam pendidikan di bangku sekolah
dengan failitas yang sangat minim dan kurangnnya informasi mereka dapat tentang
ujian nasional.
Pelaksanaan ujian nasional merupakan PR yang terus bertambah dari
tahun ke tahun dan tak kunjung selesai. Pendidikan memang sangat sulit utamanya
bagi para pendidik hal tersebut diperparah dengan disahkannya undang-undang HAM
yang tidak membenarkan seorang pendidik memberikan siswanya sanksi ketika
melanggar aturan melalui kontak fisik. Hal ini membuat anak didik tidak lagi
menghormati dan menghargai guru-guru mereka.
Mungkin kita masih sering mendengar cerita-cerita orang tua kita
dahulu betapa mereka sangat segan dengan guru-guru mereka. Berbeda dengan
sekarang, para anak didik sering berlaku tidak hormat kepada guru-guru mereka
dan bahkan ada yang sampai membuat guru-guru mereka menangis di dalam kelas.
Mendidik sungguh pekerjaan yang sangat berat dan melelahkan dan memang
sangat wajar jika pemerintah memberikan perhatian khusus di bidang pendidikan.
Karena generasi muda tanpa pendidikan akan membuat negara tercinta kita ini
hancur di masa yang akan datang.
Penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia juga tentu tidah
hanya sebatas yang kami bahas di atas. Banyak hal yang menyebabkan rendahnya
mutu pendidikan kita. Tentunya hal seperti itu dapat kita temukan jika kita
menggali lebih dalam akar permasalahannya. Dan semoga jika kita mengetehui akar
permasalahannya, kita dapat memperbaiki mutu pendidikan di Indonesia sehingga
jadi kebih baik lagi.
Artikel ini bisa menambah pengetahuan pembacanya, karena mengandung
informasi yang berguna untuk kalangan banyak yaitu contohnya:
1. Bagi Pemerintah: Bisa dijadikan sebagai sumbangasih dalam
meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,dll.
2. Bagi Guru: Bisa dijadikan sebagai acuan dalam mengajar agar para
peserta didiknya dapat berprestasi lebih baik dimasa yang akan datang,dll.
3. Bagi Mahasiswa: Bisa dijadikan sebagai bahan kajian belajar dalam
rangka meningkatkan prestasi diri pada khususnya dan meningkatkan kualitas
pendidikan pada umumnya, dll.
Cara melaksanakan pendidikan di Indonesia sudah tentu tidak terlepas
dari tujuan pendidikan di Indonesia, sebab pendidikan Indonesia yang dimaksud
di sini ialah pendidikan yang dilakukan di bumi Indonesia untuk kepentingan
bangsa Indonesia.Pengembangan pikiran sebagian besar dilakukan di
sekolah-sekolah atau perguruan-perguruan tinggi melalui bidang studi-bidang
studi yang mereka pelajari. Pikiran para siswa/mahasiswa diasah melalui
pemecahan soal-soal, pemecahan berbagai masalah, menganalisis sesuatu serta
menyimpulkannya.
Dilihat dari judulnya, “Permasalahan Pendidikan di Indonesia”
seolah-olah menghimbau pembacanya agar mengetahui bahwa rendahnya pendidikan di
Indonesia untuk membuat para pembacanya bangkit memajukan mutu pendidikan di
Indonesia. Artikel ini menceritakan data-data pendidikan yang cukup lengkap,
Selain itu seharusnya gaya penulisannya lebih ditekankan pada persuasif,
sehingga masyarakat lebih terhimbau lagi untuk ikut mengamati bahwa masih
kurangnya mutu pendidikan di Indonesia dan mengajak pembacanya untuk
meningkatkan mutu pendidikan. Yang terjadi pada artikel ini adalah digunakannya
paragraf deskriptif untuk menggambarkan keadaan pendidikan di Indonesia, dan
hanya sedikit kalimat persuasif yang kurang kuat dalam sebagian paragraf.
Solusi dari saya untuk permasalahan tersebut secara garis besar yang
dapat diberikan yaitu:
solusi dengan mengubah sistem-sistem sosial yang berkaitan dengan
sistem pendidikan. Seperti sistem pendidikan sangat berkaitan dengan sistem
ekonomi. Sistem pendidikan di Indonesia sekarang ini, yang berprinsip antara
lain meminimalkan peran dan tanggung jawab negara dalam urusan publik, termasuk
pendanaan pendidikan. Menyangkut perihal pembiayaan seperti rendahnya sarana
fisik, kesejahteraan guru, dan mahalnya biaya pendidikan berarti menuntut juga
perubahan sistem ekonomi yang ada. Akan sangat kurang efektif kita menerapkan
sistem pendidikan Islam dalam atmosfer sistem ekonomi kapitalis yang kejam.
Maka sistem kapitalisme saat ini wajib dihentikan dan diganti dengan sistem
ekonomi Islam yang menggariskan bahwa pemerintah-lah yang akan menanggung
segala pembiayaan pendidikan negara.Rendahnya kualitas guru, misalnya, di
samping diberi solusi peningkatan kesejahteraan, juga diberi solusi dengan
membiayai guru melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, dan
memberikan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kualitas guru. Rendahnya
prestasi siswa, misalnya, diberi solusi dengan meningkatkan kualitas dan
kuantitas materi pelajaran bukan dengan meningkatkan jam belajar yang
berlebihan karena setiap pelajar memiliki kemampuan yang berbeda dan sudah
banyak di penuhi pembelajaran di luar sekolah, tetapi harus juga meningkatkan
alat-alat, sarana dan prasarana pendidikan, dll.
Harapan dari apa yang sudah saya baca mengenai “Permasalahan
Pendidikan di Indonesia”, agar pendidikan di Indonesia semakin meningkat
menjadi lebih baik. Dengan syarat perubahan di lakukan dari diri sendiri untuk
pendidikan indonesia yang lebih baik lagi. Dan pemerintah tidak hanya merubah
suatu sistem begitu saja tetapi harus melihat kondisi siswa/siswi yang
menjalankan pendidikan itu sendiri.
Kesimpulan yang bisa kami ambil yaitu Kualitas pendidikan di
Indonesia memang masih sangat rendah bila di bandingkan dengan kualitas
pendidikan di negara-negara lain. Hal-hal yang menjadi penyebab utamanya yaitu
efektifitas, efisiensi, dan standardisasi pendidikan yang masih kurang
dioptimalkan. Masalah-masalah lainya yang menjadi penyebabnya yaitu:
(1). Rendahnya sarana fisik,
(2). Rendahnya kualitas guru,
(3). Rendahnya kesejahteraan guru,
(4). Rendahnya prestasi siswa,
(5). Rendahnya kesempatan pemerataan pendidikan,
(6). Rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan,
(7). Mahalnya biaya pendidikan.
Adapun solusi yang dapat diberikan dari permasalahan di atas antara
lain dengan mengubah sistem-sistem sosial yang berkaitan dengan sistem
pendidikan, dan meningkatkan kualitas guru serta prestasi siswa.
Mungkin hikmah yang kami ambil dari masalah pendidikan di indonesia
ini adanya Salah satu cara yang harus di lakukan bangsa Indonesia agar tidak
semakin ketinggalan dengan negara-negara lain adalah dengan meningkatkan
kualitas pendidikannya terlebih dahulu.
Dengan meningkatnya kualitas pendidikan berarti sumber daya manusia
yang terlahir akan semakin baik mutunya dan akan mampu membawa bangsa ini
bersaing secara sehat dalam segala bidang di dunia internasional. ^__^
rujukan/referensi http://novinurochay.blogspot.co.id/2014/12/artikel-permasalahan-pendidikan-di_27.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar